Transfer Bruno Guimarães ke Arsenal akhirnya menemui titik terang setelah kedua klub sepakat pada angka £75 juta. Gelandang asal Brasil itu dikabarkan akan segera meninggalkan kamp pelatihan pramusim Newcastle di kawasan selatan Spanyol untuk terbang ke London. Rencananya, ia akan menjalani tes medis di London utara dalam satu atau dua hari ke depan.
Kesepakatan ini merupakan hasil kompromi setelah Arsenal dan Newcastle sempat berselisih jauh soal nilai transfer. Arsenal awalnya hanya bersedia membayar maksimal £60 juta, sementara Newcastle mematok harga minimal £80 juta. Bruno sendiri dikabarkan sudah bertekad bulat bergabung dengan Arsenal sejak sebelum Eddie Howe meletakkan jabatan sebagai manajer pekan lalu.
Transfer Bruno Guimarães ke Arsenal: Rincian Kesepakatan
Berdasarkan laporan yang beredar, Bruno Guimarães akan segera menjalani tes medis di fasilitas Arsenal di London utara dalam waktu dekat. Pemain yang akan genap berusia 29 tahun pada November ini masih memiliki sisa kontrak dua tahun bersama Newcastle. Angka £75 juta yang disepakati menjadi jalan tengah dari tuntutan awal Newcastle sebesar £80 juta dan tawaran pertama Arsenal yang tak lebih dari £60 juta.
Kepergian Bruno dari kamp pelatihan pramusim Newcastle di Spanyol selatan menjadi penanda bahwa proses transfernya sudah memasuki babak final. Ia dijadwalkan bertemu dengan tim medis Arsenal sebelum kontrak resmi ditandatangani. Dengan begitu, kepindahan sang kapten Newcastle ke London tinggal menunggu waktu.
Newcastle Sebenarnya Tak Ingin Melepas Kaptennya
Menariknya, Newcastle sebenarnya tidak berada dalam posisi terdesak untuk menjual Bruno Guimarães pada bursa musim panas ini. Sebelumnya, klub sudah melepas Anthony Gordon ke Barcelona dan Sandro Tonali ke Tottenham Hotspur. Alhasil, secara finansial Newcastle tidak membutuhkan dana tambahan dan lebih ingin mempertahankan pemain yang menjadi andalan utama mereka.
Bruno merupakan sosok kunci di balik keberhasilan Newcastle merebut Piala Liga pada 2025. Sejak didatangkan dari Lyon pada Januari 2022, ia menjelma menjadi pemain yang sulit digantikan di lini tengah. Dari 153 penampilannya di liga, gelandang asal Brasil itu mencatatkan 30 gol dan 26 assist.
Tanpa kehadirannya di lapangan, Newcastle kerap kesulitan meraih kemenangan. Ketika Eddie Howe membawa timnya lolos ke Liga Champions sebanyak dua kali, Bruno menjadi favorit abadi para pendukung. Kepergiannya pun diprediksi akan terasa jauh lebih berat bagi suporter dibandingkan saat Alexander Isak hengkang ke Liverpool pada musim panas tahun lalu.
Tekad Bulat Bruno dan Perpisahan yang Berjalan Baik
Bruno Guimarães diketahui sudah ingin meninggalkan Newcastle bahkan sebelum Eddie Howe mengundurkan diri pekan lalu. Pada Senin, ia sempat terbang ke La Manga untuk bertemu dengan manajer anyar Newcastle, Matthias Jaissle. Namun dalam pertemuan tersebut, Bruno menyampaikan keinginannya untuk pindah dan tidak bisa dibujuk untuk mengubah keputusan.
Perpisahan keduanya dilaporkan berlangsung hangat dan penuh rasa hormat, kontras dengan kepergian Isak pada musim panas lalu yang diwarnai ketegangan. Sementara itu, klub lamanya, Lyon, juga akan menerima dana sekitar £7 juta. Hal ini berkat klausul penjualan yang memberikan Lyon hak atas 20 persen dari keuntungan transfer Bruno.
Bagi Arsenal, langkah ini sudah dipersiapkan dengan matang. Mereka bahkan telah melepas Christian Norgaard ke Everton dengan nilai £7 juta demi memberi ruang sekaligus tambahan dana untuk memboyong Bruno. Artinya, lini tengah Arsenal musim depan akan semakin solid dengan kehadiran pemain sekaliber Bruno Guimarães.
Arsenal Siap Agresif di Sisa Bursa Transfer
Setelah mengamankan Bruno Guimarães, Arsenal disebut akan semakin agresif memburu bek dan penyerang baru sebelum jendela transfer ditutup. Salah satu target utama di lini belakang adalah Ezri Konsa dari Aston Villa. Namun Arsenal harus bersaing ketat dengan Liverpool, terutama karena ada kekhawatiran soal cedera punggung William Saliba yang akan memaksanya absen dalam waktu yang cukup lama.
Villa dilaporkan mematok harga £60 juta untuk bek timnas Inggris tersebut. Arsenal sendiri enggan membayar sebanyak itu mengingat sisa kontrak Konsa yang kurang dari dua tahun. Negosiasi diprediksi masih akan berlanjut dalam beberapa pekan ke depan.
Untuk lini depan, Arsenal juga dikabarkan tertarik merekrut rekan setim Bruno di timnas Brasil, Vinícius Júnior. Namun jika pemain Real Madrid itu memilih bertahan, Arsenal sudah menyiapkan sejumlah opsi alternatif. Salah satunya adalah Julián Alvarez, penyerang Argentina berusia 26 tahun yang juga sedang dipantau Barcelona dan Atlético Madrid.
Selain itu, nama Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain juga masuk dalam radar Arsenal. Penyerang sayap asal Prancis itu juga diincar Liverpool dan dipatok harga sekitar £145 juta. Dengan sisa waktu bursa yang masih panjang, Arsenal tampaknya akan menjadi salah satu klub paling sibuk di akhir jendela transfer.
Kesimpulan
Kesepakatan transfer Bruno Guimarães ke Arsenal menjadi salah satu pergerakan terbesar di bursa musim panas ini. Newcastle harus rela kehilangan kapten sekaligus otak permainan mereka, meski mendapat kompensasi yang cukup besar. Di sisi lain, Arsenal mendapatkan gelandang kelas dunia yang diharapkan bisa membawa mereka bersaing di papan atas.
Dengan tes medis yang tinggal menunggu hari, kepindahan ini hanya tinggal menunggu pengumuman resmi dari kedua klub. Para pendukung Arsenal tentu berharap Bruno bisa langsung tampil impresif pada musim debutnya. Sementara itu, publik Newcastle hanya bisa merelakan kepergian sang kapten dengan segudang kenangan manis dari musim-musim sebelumnya.
