My Slot

Harry Kane: Timnas Inggris Solid Jelang Semifinal Piala Dunia 2026

Kapten Timnas Inggris, Harry Kane, menegaskan bahwa skuadnya dalam kondisi “sangat kompak” menjelang laga semifinal Piala Dunia 2026 melawan Argentina. Pernyataan ini muncul setelah komentar Jude Bellingham yang dianggap mempertanyakan penilaian pelatih Thomas Tuchel terhadap performa tim saat melawan Norwegia.

Inggris sukses melaju ke empat besar setelah mengalahkan Norwegia dengan skor 2-1 di bawah terik Miami pada Sabtu (12/7). Kini pasukan Three Lions bersiap menghadapi juara bertahan Argentina di Atlanta pada Rabu (16/7) pukul 20.00 BST.

Kane Bantah Isu Perpecahan di Tim Inggris

Usai pertandingan melawan Norwegia, Tuchel secara blak-blakan mengatakan Inggris “beruntung” dan ia “tidak senang” dengan performa tim dalam “setiap aspek”. Ketika diminta mengomentari pernyataan pelatihnya, Bellingham menjawab singkat, “Ya, terserah. Di lapangan sangat sulit – pertandingan yang melelahkan.”

Menanggapi hal itu, Kane menjelaskan situasi sebenarnya kepada BBC Sport pada Senin (14/7). “Saat Anda bermain dalam pertandingan berat seperti itu dan ditanya lima menit setelah peluit akhir, dia (Bellingham) belum tahu apa yang telah dikatakan (Tuchel). Apa yang Anda harapkan dari Jude? Kami baru saja melewati pertempuran,” ujar Kane.

“Sangat mudah untuk mencoba menciptakan perpecahan – sepertinya itu sudah menjadi kebiasaan orang Inggris di turnamen besar. Tapi kenyataannya justru sebaliknya. Kelompok ini berada di posisi sekarang karena kebersamaan yang utuh – bukan hanya pemain, tetapi juga pelatih dan staf. Kadang-kadang suatu hal dibuat seolah lebih dari kenyataannya,” tegas striker Bayern Munich tersebut.

Gaya Kepelatihan Thomas Tuchel Diapresiasi

Perbedaan pendekatan antara Tuchel dan pendahulunya, Gareth Southgate, sempat menjadi perbincangan. Namun Kane menilai hal itu bukan masalah. “Dia (Tuchel) menunjukkan perasaannya dengan tulus dan orang-orang menghargai itu. Saat dia bicara, tidak pernah skrip. Itulah yang menjadikannya dirinya sendiri,” kata Kane.

“Ketika semuanya datang secara alami, Anda percaya padanya, percaya pada apa yang dia katakan, percaya pada pendekatannya. Dia adalah salah satu pelatih terbaik di dunia karena suatu alasan. Kami memahaminya. Selama dua tahun terakhir kami mengenalnya dan tahu apa yang membuatnya senang.”

Kesempatan Langka Menghadapi Lionel Messi

Di sisi lain, bek kiri Inggris Nico O’Reilly mengaku antusias menghadapi “kesempatan sekali seumur hidup” untuk berhadapan dengan Lionel Messi. Ini akan menjadi pertemuan pertama Inggris melawan Messi, dan di usia 39 tahun, laga ini bisa menjadi yang terakhir bagi megabintang Argentina tersebut.

“Saya tidak sabar. Ini kesempatan sekali seumur hidup. Dia mendekati akhir kariernya. Bagi saya pribadi, dia adalah pemain terbaik yang pernah menginjak lapangan sepak bola. Dan ya, saya tidak sabar untuk tantangan ini,” ujar O’Reilly, yang kemungkinan besar akan bertahan satu lawan satu dengan Messi jika ia dimainkan sebagai bek kiri.

Messi memulai turnamen dengan hat-trick saat mengalahkan Aljazair 3-0, sekaligus menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Ia menyamai rekor Miroslav Klose yang 16 gol sejak 2014. Kini dengan tambahan lima gol, total koleksinya menjadi 21 gol di Piala Dunia, delapan di antaranya membuatnya bersaing memperebutkan Sepatu Emas bersama Kylian Mbappe.

Waspada dengan Kekuatan Argentina

Meski Messi menjadi ancaman utama, kiper Inggris Jordan Pickford mengingatkan agar tidak mengabaikan talenta lain dalam skuad asuhan Lionel Scaloni. “Dia telah mencetak begitu banyak gol dan berkontribusi sepanjang kariernya. Senang akhirnya bisa bertemu dengannya setelah sekian lama, sejak saya menontonnya kecil,” kata Pickford.

“Kami semua tahu betapa hebatnya Messi, tapi kami juga tahu betapa hebatnya Argentina. Kami tidak bisa hanya bergantung pada menghentikan Messi. Kami harus fokus pada kekuatan lain mereka dan kelemahan yang bisa kami manfaatkan.”

Menuju Final Piala Dunia 2026

Pemenang semifinal antara Inggris dan Argentina akan bertemu dengan salah satu dari Prancis atau Spanyol – yang saling berhadapan pada Selasa (15/7) pukul 20.00 BST – di partai final Piala Dunia 2026. Laga puncak akan digelar di New York New Jersey Stadium pada Minggu, 19 Juli pukul 20.00 BST.

Dengan semangat kebersamaan yang ditekankan Kane, Inggris optimistis bisa melangkah lebih jauh dan merebut gelar juara dunia untuk pertama kalinya sejak 1966.

Exit mobile version